Sabtu, 04 Oktober 2025

Obituarium: Beristirahatlah dalam Damai, David!

Tulisan singkat ini pengingat bahwa pribadi yang pernah hadir sebagai guru menempati ruang khusus dalam hati seseorang seperti saya.

Dr. David Kwang-sun Suh (1931-2022) adalah dosen saya ketika menempuh pendidikan di Divinity School of Chung Chi College pada tahun 2012. Beliau mengajar sebagai visiting professor (dosen tamu) untuk dua mata kuliah: Asian Christian Theologies bersama Dr. Timothy Light, dan Jesus Christ in Asian Contexts.

Sebagai seorang teolog Minjung generasi pertama, David membantu saya memahami lebih baik latar belakang teologi Minjung. Teologi kontekstual Korea ini menguat pada tahun 1970an, dan berbicara tentang keberpihakan Allah pada Minjung, rakyat jelata yang tertindas. Teologi Minjung berkarakter kultural dan politis sebagai tanggapan terhadap kediktatoran militer Korea waktu itu.

Pengalaman panjang dan pahit David sendiri memberi sentuhan yang amat personal pada setiap sesi kuliah yang diberikannya. Beliau menjelaskan apa itu han yang dirasakan rakyat Korea: semacam kesenduan dan amarah yang tak terkatakan. Han seperti menangis tanpa air mata. Kisah hidupnya tentang kepahitan, dendam, tetapi juga pengampunan (sila baca di sini). Saya mendengar langsung pengalaman biografis David membentuk teologi yang diusungnya. Tidak dipungkiri bahwa teologi selalu membawa dimensi otobiografis. Hal ini mengingatkan saya pada pengalaman teolog-teolog seperti Bonhoeffer, Moltmann, dan lain-lain.

Untuk perkuliahan Jesus Christ in Asian Contexts, saya menulis refleksi mengenai teologi sesama manusia dari Kosuke Koyama. David memberi tanggapan positif, dan menyimpulkan, "[...] if you begin with some commonality with clear understanding [of] what you are talking about, a genuine dialogue can begin and reconciliation become possible." (Jika Anda mulai dengan kesamaan serta memahami jelas apa yang Anda bicarakan, dialog yang tulus dapat dimulai dan rekonsiliasi menjadi mungkin). Kata-katanya ringkas merangkum hal mendasar dalam setiap perjumpaan dengan pihak yang lain. Tugas berteologi terutama tecermin pada "clear understanding [of] what you are talking about". Saya mungkin membuat analisa berlebihan atas komentar beliau yang singkat, tetapi diksi "clear understanding" alih-alih correct atau right mencerminkan dialektika berteologi yang harus mendapat perhatian.

David memiliki pengalaman panjang di dunia pendidikan teologi di luar tugas mengajar. Antara lain, beliau pernah menjabat sebagai Vice President di United Board for Christian Higher Education in Asia. United Board berkantor di Hong Kong dan memayungi banyak institusi pendidikan tinggi Kristen di Asia, termasuk Indonesia. Beliau juga profesor kehormatan di Chinese University of Hong Kong. David juga dikenal aktif dan berperan dalam gerakan oikoumene YMCA. Tidak heran, refleksi dan tanggapan dari seseorang dengan karier dan pengalaman yang begitu panjang, tidak hanya berwawasan tetapi juga bijaksana.

Beliau pria Korea yang ramah dan humoris. Ketika tiba giliran saya untuk presentasi dalam kuliah Asian Christian Theologies, David yang pernah mengunjungi Yogyakarta, mengenakan kemeja batik. Dengan bangga beliau memutar badan bak peragawan sambil tersenyum lebar. Hal itu dilakukan untuk mendukung presentasi saya tentang teologi dalam konteks Indonesia. Dalam kelas yang lain, beliau menceritakan pengalaman lucu kekesalannya saat ada orang keliru mengenalinya, mengira dia Kosuke Koyama, teolog asal Jepang yang ternama itu. David juga berseloroh tentang posisinya sebagai pengajar tetap di Ewha Womans, yang adalah universitas untuk perempuan. Satu lagi, pendidikan tingginya ditempuh seluruhnya di Barat, dan Summa dari Thomas Aquinas adalah bacaan yang menurutnya bagus untuk membantu tidur.

Setelah berjuang melawan COVID-19, David meninggal dunia pada usia 92 tahun, pada tanggal 26 Februari 2022. Banyak orang yang pasti merasa kehilangan. Ingatan tentang David tetap tinggal bagi setiap orang yang pernah mengenal dan belajar dari beliau. Tulisan singkat ini bentuk hormat seorang murid kepada pendidik yang pernah memberi bentuk dalam perjalanan intelektual dan iman saya. Requiescat in pace.

https://unitedboard.org/united-board-remembers-dr-david-kwang-sun-suh/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan berikan komentar Anda terhadap artikel situs ini